Biarkan jemari ini menyalurkan hasratnya tuk hanya mengobati rindu yang kian medalam. Mencoba menemukan kembali jiwanya yang hampir hilang.
Sebuah #LatePost
Sebuah rasa yang dulunya hadir tanpa nama, kini telah mengukuhkan namanya.
Nama yang akan selalu terkenang dalam jiwa, yang akan membuka jalan untuk kedepannya.
Tiada orang tahu apa yang akan terjadi dengan hidupnya. Semua telah diatur oleh-Nya, Sang Pencipta.
Dan aku percaya settingan-Nya lebih indah dari apa yang coba dibuat manusia. Melebihi asa yang hanya ada dalam pikiran manusia.
Manusia boleh berencana, tapi Sang Pencipta lah yang punya hasil akhirnya.
Lantas apakah manusia hanya harus berencana saja? tentu saja tidak! Manusia harus tetap dengan usahanya. Berusaha dengan sebaiknya untuk hasil terbaik yang ingin ia terima.
Dan rasa yang telah bernama ini akan selalu kujaga dalam jiwa, memupuknya agar tetap memesona, merekah bunganya, mengokohkan jiwa yang akan selalu berlindung pada-Nya, selalu berharap ridho-NYa. dan semoga indahnya rasa yang telah bernama ini mengokohkan ikatan antara aku dan kamu, yang semoga akan segera menjadi kita.
Ya. Rasa yang telah bernama itu adalah kamu.
Dan pada akhirnya,
sangat mudah mengobati telinga yang merindu suara jemari yang beradu dengan keyboard.
Tapi...
Bagaimana bila telinga ini merindu hadirnya suaramu ?
Dan...
Bagaimana pula bila mata ini merindu akan hadirnya dirimu ?
Tapi lebih dari itu semua,
Bagaimana bila hati ini merindukan hatimu yang merinduku ?
Dan pada akhirnya,
sangat mudah mengobati telinga yang merindu suara jemari yang beradu dengan keyboard.
Tapi...
Bagaimana bila telinga ini merindu hadirnya suaramu ?
Dan...
Bagaimana pula bila mata ini merindu akan hadirnya dirimu ?
Tapi lebih dari itu semua,
Bagaimana bila hati ini merindukan hatimu yang merinduku ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar